coretan tentang autocad dan excel

April 28, 2009

[CAD-CIV-02]: Perhitungan Polygon di Civil 3D

Filed under: Civil3D, Tukang Ukur — cadex @ 07:43
Referensi :
Platform : Civil 3D
Lokasi File : download

 

Hasil pengukuran poligon:

JalurPolygon

Urutan perhitungan poligon menggunakan fasilitas ‘Survey Command Line’ kemudian disimpan sebagai ‘Field Book’.

Tahapan perhitungan adalah :

1. Membuat Field Book

2. Setting Survey Database

3. Membuat Network

4. Import Field Book

5. Membuat Jalur Poligon

6. Check Poligon

7. Edit Input Least Square

8. Running Least Square

9. Gambar Titik ke Civil 3D

1. Membuat Field Book

Jalankan Notepad, ketik Survey Command Line (hanya kolom ke-dua) di Notepad:

Keterangan Survey Command Line
Setting Unit Jarak dalam meter dan  Sudut dalam DMS UNITS METER DMS
Input Koordinat Titik Kontrol NE 1 821932.766 234608.27 BM.1
NE 2 821801.717 234677.687 BM.2
NE 5 821926.984 234954.388 BM.5
NE 6 822010.817 234847.371 BM.6
Aktifkan LOOP#1 TRAV ON
Set Station STA 2
Set Back Sight BS 1
Titik Poligon berikutnya pada LOOP#1 AD 3 81.0318 106.032 POL.1
AD 4 239.4039 119.245 POL.2
AD 5 104.2318 135.51 BM.5
AD 6 90.5146  BM.6
Menutup LOOP#1 TRAV OFF
Aktifkan LOOP#2 TRAV ON
Set Station STA 2
Set Backsight BS 1
Titik Poligon berikutnya pada LOOP#2 AD 21 178.3738 94.241 POL.3
AD 22 147.3547 112.907 POL.4
AD 23 117.4510 97.666 POL.5
AD 24 177.4519 134.966 POL.6
AD 5 101.190 139.799 BM.5
AD 6 152.568  BM.6
Menutup LOOP#2 TRAV OFF

simpan file dengan extensi *.fbk, misal ‘JalurPoligon.fbk’

2. Setting Survey Database di Civil 3D

2.1. Jalankan Civil 3D, kemudian set ke satuan metric dengan memilih template drawing metric.
2.2. Pilih tab ‘Survey’ pada toolspace Civil 3D
2.3. Click kanan ‘Survey Databases’
2.4. Pilih ‘New local survey databases..’
2.5. Masukkan nama database ‘SurveyTerestris’
2.6. Click kanan ‘SurveyTerestris’, kemudian pilih ‘Edit survey database setting’

image

2.7. Pilih unit distance ‘Meter’ dan Least Square Network Adjustment Type 2-Dimensional

image

3. Membuat Network
3.1. Di bawah icon ‘SurveyTerestris’, click kanan ‘Networks’ kemudian click ‘New’
3.2. Masukkan ‘KKH’ di kolom baris ‘Name’ dan ‘Kerangka Kontrol Horisontal’ di kolom ‘Description’

4. Import Fieldbook
4.1. Click kanan icon ‘KKH’, kemudian pilih ‘Import field book…’
4.2. Pilih file ‘JalurPoligon.fbk’, kemudian click OK

image

4.3. Click ‘No’ jika muncul pesan error seperti di atas.

5. Membuat Jalur Polygon

5.1. Di bawah folder KKH,clik kanan icon ‘Traverses’, kemudian pilih New
5.2. Dalam baris ‘Name’, masukkan nama poligon ‘Loop1’, kemudian di baris Description masukkan keterangan dari loop1 yaitu “Jalur BM.1, BM.2, POL.1, POL.2, BM.5, BM.6”.

image

5.3. Click OK
5.4. Buat Traverse baru untuk loop baru

image

6. Check Polygon

6.1. Di bawah ‘Traverse’ click kanan icon ‘Loop1’, kemudian pilih ‘Traverse analysis…’, kemudian click OK. Akan ditampilkan 3 file notepad yaitu loop1 balance.trv, loop1 Raw Closure.trv dan loop1.lso . Ketelitian sudut dan jarak dari Loop1:

Angular error      = -0-00-02
Angular error/set  = 0-00-00 Under
Error North     : -0.0013
Error East      : 0.0004
Absolute error  : 0.0014
Error Direction : S 18-05-17 E
Perimeter       : 360.7870
Precision       : 1 in 255747.0955
Number of sides : 3

6.2. Seperti langkah 6.1, click kanan icon ‘Loop2’, kemudian pilih ‘Traverse analysis’. Ketelitian sudut dan Jarak Loop2:

Error North     : -0.0183
Error East      : 0.0083
Absolute error  : 0.0201
Error Direction : S 24-20-09 E
Perimeter       : 579.5790
Precision       : 1 in 28823.8328
Number of sides : 5

7. Edit Input Least Square

Sampai langkah 6, sudah dilakukan proses perhitungan poligon tiap loop. Dengan menggunakan fasilitas Least Square, akan dilakukan proses perhitungan seluruh Loop secara simultan.

7.1. Di bawah folder ‘Networks’, click kanan ‘KKH’, pilih ‘Least squares analysis..’, kemudian ‘Create input file..’

7.2.  Di bawah folder ‘Networks’, click kanan ‘KKH’, pilih ‘Least squares analysis..’, kemudian ‘Edit input file..’

7.3. Beri tanda ‘?’ didepan titik poligon yang dicari koordinatnya atau di titik yang bukan titik kontrol, sehingga tampilan file input adalah sbb:

image

7.4. Simpan dan tutup file ‘Network.lsi’

8. Running Least Square

8.1. Di bawah folder ‘Networks’, click kanan ‘KKH’, pilih ‘Least squares analysis..’, kemudian ‘Perform analysis..’

image

pada baris ‘create input file’, set ke ‘No’ (dalam kondisi tidak terpilih), kemudian click ‘OK’

8.2. Hasil Network Adjustment

Total # of Unknown Points: 6
Total # of Points        : 10
Total # of Observations  : 17
Degrees of Freedom       : 5
Confidence Level      : 95%
Number  of Iterations    : 1
Chi Square Value         : 1.40006
Goodness of Fit Test     : Passes at the 5% Level

Standard Deviation of Unit Weight: 0.52916

9. Gambar Titik ke Civil 3D

image

9.1. Click Kanan ‘Control Points>>Points>>Insert into drawings’

18 Comments »

  1. Mas ini untuk sudut luar biasa nya bagaimana

    Comment by wawan — March 8, 2013 @ 20:14

    • dalam tulisan ini belum, belum memperhitungkan sudut luar biasa. Jika memang ada beberapa pengukuran jarakd an sudut, diasumsi sudut dan jarak tersebut sudah dirata-ratakan

      Comment by cadex — March 11, 2013 @ 07:56

  2. mas sudut luar biasa nya di masukin dimana

    Comment by agus — March 8, 2013 @ 20:15

  3. Dan untuk koreksi menggunakan autocad 2004 seperti apa mas ,apakah masih mengacu dengan tutorial diatas ,mohon petunjuk

    Comment by agus — March 8, 2013 @ 20:19

    • tidak bisa digunakan di autocad 2004 karena autocad 2004 dan civil 3d adalah hal yang berbeda.

      Comment by cadex — March 11, 2013 @ 07:57

  4. Dan saya itu survey baru mas , yg dimaksud loop itu seperti apa pengertian nya

    Comment by agus — March 8, 2013 @ 20:25

    • loop pengertiannya sederhananya adalah memutar sampai ke titik asal. Pengertian di survey, jika Anda melakukan pengukuran sudut di dalam segitiga maka, saat semua sudut terukur, maka jumlah sudutnya seharusnya 180 derajat. jika tidak, maka ada kesalahan

      Comment by cadex — March 11, 2013 @ 08:02

  5. Mohon saran nya mas , untuk koreksi traverse baik nya bagaimana mas ,kalo dengan metode di atas bagaimana dengan ketelitian nya mas , sudt luar sudut dalam nya bagaimana mas ,

    Comment by wawan — March 12, 2013 @ 12:59

    • Metode di atas menggunakan metode least square, dalam metode tersebut tidak ada pembedaan untuk sudut luar dan dalam.
      koreksi traverse untuk sudut dan jarak bisa dilihat di file output hasil hitungan, biasanya ditampilkan saat selesai perhitungan. Silahkan aja dicoba cara di atas, nanti akan mengerti apa yang saya maksud. Kalo tidak dicoba, susah untuk membayangkan…

      Comment by cadex — March 19, 2013 @ 11:46

  6. Maaf mas lagi komen lagi , habis masuk hutan mas! Sebelum nya saya mohon maaf belum mencoba karna saya belum mendapatkan civil 3d mklum mas jarang ke kota mas, saya mau tanya mas kalo kita koreksi tidak menggunakan sudut luar apakah hasil tidak jauh berbeda dengan koreksi yg make sudut luar , maaf mas pertnyaan saya agak bnyak karna untuk poligon saya memang belum jelas betul untuk perhitungan tingkat lanjut nya

    Comment by wawan — May 7, 2013 @ 22:09

    • saya jarang memakai istilah sudut luar dan sudut dalam. dalam civil 3D pun tidak ada istilah sudut luar dan sudut dalam.

      yang terpenting adalah hitungan azimut hasil ukuran dibandingkan dengan azimut yang diketahui atau dihitung dari koordinat.

      Misal kita mengukur poligon berbentuk segitiga melalui titik A. B dan C dengan azimut yang diketahui adalah Azimut A ke B.

      Pengukuran dengan sudut dalam maupun sudut luar, hasil azimut dari data ukuran sudut harus mendekati azimut yang diketahui (Azimuth A ke B)

      Comment by cadex — May 13, 2013 @ 14:31

  7. Oke mas , terima kasih akan saya pelajari lebih lanjut tutorial sampeyan biar gk kelabakan kalo pas disuruh ngoreksi poligon

    Comment by wawan — May 14, 2013 @ 23:03

  8. maaf pak saya mau tnya lagi,, untuk perhitungan poligon ada dalam excel macro gak ??? saya download yang poligon hanya persamaan kondisi dalam excel biasa.

    Comment by eva — August 24, 2013 @ 20:01

  9. Oke mas , sekarang umpama gini. Saya udah ngitung pake excel , dan sudah ada hasil hitungan poligon tersebut..trus menurut sampeyan baiknya saya koreksi lagi dicad seperti tutor sampeyan , atau saya ikutin aja hasil yang sudah ada dari excel

    Comment by wawan — November 13, 2013 @ 21:55

    • harapan saya dari tutorial ini adalah semua hasil pengukuran lapangan diolah di civil3d sehingga jika ada perubahan koordinat atau data pengukuran lainnya gambar di civil 3D secara otomatis akan berubah. Kemampuan seperti ini yang tidak bisa dilakukan oleh excel. Tetapi jika mas Wawan tidak berencana untuk otomatisasi seperti di Civil 3D, mungkin perhitungan dengan excel sudah cukup.

      Comment by cadex — November 14, 2013 @ 09:27

  10. Mas ada rumus untuk menyetarakan sudut biasa dan luar biasa tidak? Nantinya hasilnya sudut biasa. Terima kasih

    Comment by wawan — December 7, 2013 @ 11:02


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: