coretan tentang autocad dan excel

June 21, 2009

[CAD-CIV-08]: Mengolah Gambar Cross Section di Civil 3D #2

Filed under: Civil3D — cadex @ 10:48
Referensi : Bagian #1
Platform : Civil 3D
Lokasi File : contoh cross dan autolisp

2. Membuat FIGURE ‘centerline’

Sebelum saya meneruskan tulisan ini, saya coba menjalankan file field book yang yang telah di buat di bagain #1, ternyata hasilnya tidak sesuai yang aku harapkan. Figure cross section tidak terbentuk secara otomatis, walaupun titik-titik survey terplot sepanjang centerline. Padahal figure ini akan dijadikan breakline saat pembentukan surface atau TIN (Triangle Irregular Network).

Terus terang aku kesulitan menjelaskan definisi breakline, berikut kutipan definisi dari beberapa sumber:

Breaklines define and control surface behavior in terms of smoothness and continuity. As their name implies, breaklines are linear features. They have a significant effect in terms of describing surface behavior when incorporated in a surface model such as a triangulated irregular network (TIN). Breaklines can describe and enforce a change in the behavior of the surface. Two types of breaklines are included in this layer: hard and soft. Hard breaklines define interruptions in surface smoothness and are typically used to define streams, ridges, shorelines, building footprints, dams, and other locations of abrupt surface change. Soft breaklines are used to ensure that known “Z” (elevation) values along a linear feature (such as a roadway) are maintained in a TIN. Soft breaklines can also be used to ensure that linear features and polygon edges are maintained in the TIN surface model by enforcing the breakline as TIN edges. Soft breaklines, however, do not define interruptions in surface smoothness.
source:http://www.mass.gov/mgis/l.htm

A breakline is a feature line or polyline representing a stream channel, ridge or some other feature that you wish to preserve in a TIN. In other words, a breakline is a series of edges that the triangles should conform to. Breaklines can be very useful when trying to eliminate unwanted pits on the interior of a TIN.
soruce:http://www.ems-i.com/wmshelp/Terrain_Data/TIN/Triangles/Breaklines.htm

Kalo aku pakai bahasa sendiri, breakline itu akan menjaga atau mencegah dan mengatur terbentuknya TIN yang tidak sesuai dengan keadaan lapangan hasil survey. Ini salah satu alasan saat pembuatan TIN sket hasil pengukuran lapangan akan sangat membantu dalam pembuatan TIN yang akurat.

kembali ke field book survey:

Figure tidak terbentuk karena saat pembuatan figure di file field book tidak boleh menggunakan tanda petik dua (“), sehingga command line field book

BEGIN “9233.00” diganti dengan  BEGIN 9233.00 demikian juga untuk mengakhiri figure END “9233.00” menjadi END 9233.00

agar hal ini bisa langsung dibuat secara otomatis saat pemilihan gambar cross section, maka syntax di autolisp dirubah sebagai berikut:

asal syntax:

(write-line (strcat “BEGIN ”  “\”” (rtos sta 2 2) “\””) f)

menjadi:

(write-line (strcat “BEGIN ”  (rtos sta 2 2)) f)

asal syntax

(write-line (strcat “END ”  “\”” (rtos sta 2 2) “\””) f)

menjadi:

(write-line (strcat “END ”  (rtos sta 2 2) ) f)

silahkan click di sini untuk download autolisp yang sudah direvisi.

Syarat agar data cross section yang hanya berupa offset (jarak) dan elevasi dapat terplot (tergambar) secara benar, maka perlu didefinisikan figure centerline cross section sebagai baseline. Misal centerlinenya diberi nama ‘MC’ dimulai dengan station di 9200, maka perintah di field book ditambahkan perintah survey command line: CL IS MC 9200 di baris awal.

file field book menjadi:

image

setting database survey di civil 3D

Sekarang jalankan Civil 3D

  1. Buat gambar baru dengan memilih template ‘_AutoCAD Civil 3D (metric) NCS Extended’
  2. Aktifkan ‘Survey Toolspace’
  3. Buat Survey Database misal ‘ProyekDrainasi’ dan Setting Unit Distance ke ‘meter’. Caranya ada di [CAD-CIV-02]
  4. Buat Network Baru, misal ‘MainCanal’. caranya ada buat network ada di [CAD-CIV-02]
  5. Buat polyline baru yang nantinya akan dirubah menjadi figure centerline. Panjang polyline minimal sama dengan panjang station cross section. Dalam contoh, cross section dimulai di sta 9233.00 sampai 9633.00 maka panjang polyline minimal (9633-9233)=400 meter, untuk amannya kita buat polyline dengan panjang 500meter
  6. Jika polyline sudah dibuat, dari tool space survey, click kanan ‘Figures’, kemudian pilih ‘Create figure from object’, kemudian pilih polylinenya.
  7. di property name, masukkan nama figure ‘MC’. Nama ini harus sesuai dengan nama yang telah didefinisikan di file field book

image

3. Import Field Book.

  1. Masih di civil 3D, click kanan Network ‘MainCanal’, kemudian pilih ‘Import Field Book’
  2. Pilih file field book (*.fbk), pada setting property import field book, set ke ‘Yes’ pada value ‘Insert figure objects’, akhiri dengan click OK.
  3. Proses import berlangsung. Hasil import ini akan terbentuk 4 buah figures baru. Hasilnya akan seperti gambar berikut:

image

 

lanjut ke bagian-3

====bersambung========

3 Comments »

  1. mas mau tanya kalo cara delete survey database yang sudah di buat gimana ya,soalnya kalo saya close gambar dan buka gambar baru survey databasennya sudah langsung terisi yang lama,, mohon pencerahan

    Comment by pribadi — November 18, 2013 @ 17:38


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: