coretan tentang autocad dan excel

December 30, 2013

Menghitung Luas Bidang Tanah dengan Autocadmap

Filed under: Excel — cadex @ 15:54

Referensi

:

 

Platform

:

AutocadMap

Lokasi File

:

tidak tersedia

 

Luas bidang tanah yang telah tergambar di autocadmap bisa dihitung luasnya dengan menggunakan fasilitas topologi. Ada tiga jenis topologi dalam autocadmap yaitu topology garis / network, topology titik /point dan topologi polygon. Jenis topology polygon adalah topology yang sesuai untuk proses perhitungan luas karena dalam pembuatan topologi polygon salah satu informasi yang didapat adalah luasan polygon tertutup.

Melalui “Topology Query”, hasil topology tersebut bisa diexport ke text (ascii) file untuk dibuatkan daftar atau list informasi luas untuk tiap id bidang dan juga bisa menampilkan text informasi luas secara otomatis di autocadmap.

Agar memudahkan saat proses editing gambar dalam pembuatan topologi, berikut adalah syarat-syarat gambar yang akan dibuat topology polygon berdasarkan pengalaman saya:

  1. Pembatas bidang tersebut terletak di layer yang sama atau dalam satu layer
  2. Pembatas bidang bertipe line atau polyline atau lwpolyline dua (2) dimensi
  3. Tiap satu bidang tanah mempunyai satu centroid atau kode bidang bisa berupa text atau blok attribute
  4. Pembatas bidang harus tertutup

Berikut contoh gambar beberapa bidang tanah yang akan dihitung luasannya dengan topology polygon:

Syarat #1: Cek pembatas bidang terletak dalam satu layer

Pilih salah satu garis pembatas bidang kemudian rubah warna layernya sehingga warna garis berbeda dengan pembatas yang lain. Dalam contoh gambar ini, layer pembatas bidang adalah : 020100. Layer tersebut kemudian diberi warna merah.

Garis yang ditandai kuning adalah bukan pembatas bidang atau pembatas bidang tetapi belum atau tidak complete. Rubah layer garis yang ditandai tersebut menjadi layer lain.

Text berwarna merah adalah text yang seharusnya bukan menjadi pembatas bidang sehingga text tersebut harus dikeluarkan dari layer pembatas bidang.

 

Gambar setelah editing layer batas bidang:

Syarat #2: Pembatas bidang berupa LINE, POLYLINE atau LWPOLYLINE dua (2) dimensi

Telah dijelaskan di atas bahwa layer untuk object pembatas bidang adalah 020100 sehingga object dalam layer tersebut harus berisi object LINE, POLYLINE atau LWPOLYLINE. Cara mengecek type object dalam sebuah layer adalah sebagai berikut:

2.1. Ketik pada command: QSELECT

lakukan setting atau pilihan

Properties: Layer

Operators: = Equals

Value: 020100

kemudian click [OK]

 

Semua object dalam layer 020100 akan terpilh (selected)

2.2. Ketik lagi pada command:QSELECT

lakukan setting

Apply to: Current selection

Click object type

 

Ternyata dalam layer yang 020100 masih ada object lain selain line dan Polyline yaitu Text dan Point

 

Pilih Object Type Text kemudian rubah layernya

 

2.3. Ulang langka 2.2. sehingga object type di layer 020100 hanya terdiri dari Multiple, LINE dan POLYLINE

 

Syarat #3: Tiap satu bidang harus mempunyai satu (1) id sebagai centroid.

Pada contoh gambar di atas ID bidang adalah berupa text yang berisi lima digit angka yang diletakkan di layer 080201. Rubah warna layer ini sehingga mudah untuk diidentifikasi kemudian lakukan checking type object yang ada pada layer ini. Karena ID bidang berupa text, maka pada layer ini harus terdiri dari object yang berupa text saja. Lakukan langkah-langkah yang telah diuraikan di atas untuk mengecekan object.

Jika sudah dilakukan checking type object, matikan semua layer kecuali layer batas bidang (020100) dan layer id (080201)

Syarat #4: Pembatas bidang harus tertup.

Bagian yang ditandai biru adalah bidang yang belum tertutup sehingga diperlukan editing lebih lanjut pada pembatas bidang tersebut. Dalam gambar ini proses editing yang dilakukan adalah memotong (break) garis lama yang sebelumnya ada di layer 040100 menjadi layer 020100 (layer batas bidang).

Gambar menjadi:

Gambar di atas sudah siap dilakukan proses pembuatan polygon topology dengan tahapan sebagai berikut:

  1. Cleaning Gambar
    1. Ketik pada command: MAPCLEAN
    • Pilih [Select All]
    • Pada Layers masukkan layer batas bidang (120100)
    • Click [Next

    1. Clean up options, pilih cleanup actions:
    • Delete Duplicates: untuk menghapus garis atau polyline yang duplicates
    • Erase Short Objects: menghapus object garis yang sangat pendek
    • Break Crossing Object: otomatis break garis jika saling berpotongan
    • Snap Clustered Nodes: node yang berdekatan akan otomatis bersatu.

     

    click [Next]

    1. Pilih [Modify original objects] di [Cleanup Method]
    2. Click [Finish]

     

  2. Pembuatan Topologi
    1. Ketik pada command: MAPWSPACE

      kemudian pilih [On]

      Setelah proses ini, task pan autocadmap akan ditampilkan seperti gambar di samping

       

      Pilih Tab [Map Explorer]

    1. Click kanan [Topologies], kemudian pilih [Create]
     
    1. Pilih Topology Type: Polygon
      1. Topology Name (misal):bd
      2. Click tombol [Next]
     
    1. Pilih Select All
      1. Click simbol layer, kemudian pilih layer pembatas bidang 020100
      2. Click tombol [Next]

    1. Select Nodes. Pilih Select All
      1. Click tombol [Next]
     
    1. Create New Nodes, uncheck pilhan create new nodes
      1. Click [Next]

    1. Select Centroids. Pilh Select All
      1. Click simbol layer, kemudian pilih layer yang berisi text di bidang (080201)
      2. Click [Next]

    1. Create New Centroid. Uncheck pilihan create missing centroids
      1. Click [Next]

    1. Error Markers:
    • Polygon tanpa ID ditandai dengan Rhombus warna Cyan
    • Polyon yang saling berpotongan ditandai dengan octagon warna Green
    • Polygon dengan ID lebih dari satu ditandai dengan square warna red
    • Polygon yang tidak menutup tidandai dengan triangle warna yellow

    Clck [Finish]

    1. Setelah click [Finish], jika ada kesalahan polygon, autocadmap memunculkan kotak peringatan.

       

      Pada contoh kali ini diidentifikasi sebagai polygon yang saling berpotongan atau (intersections detected)

       

      click [Close]

       

      kemudian cari symbol octagon yang berwarna green atau hijau.

    1. Pada gambar disamping ternyata ada double polygon atau batas bidang yang bertumpuk.

       

      Saya hapus bidang yang double tersebut sehingga tidak ada double

    1. Ulangi langkah 1-18

       

      setelah diulang langkah di atas, pesan error yang muncul adalah Link doesn’t belong to any polygon

       

      Error ini menandakan bahwa ada polygon yang belum menutup atau belum ada break line di perpotongan garis. Error ditandai dengan segitiga warna kuning.

    1. Contoh error dan koreksinya:
    • Ditemukan polygon yang tidak menutup sempurna (lingkaran hijau) sehingga menyebabkan polygon terbuka.
    • Lakukan trim garis di lingkaran hijau

    1. Gambar setelah dikoreksi

    1. Contoh garis yang harus di-break
    • Pada gambar disamping garis yang terpilih harus dipecah atau break
    • Gunakan perintah break sehingga garis yang terpilih menjadi dua garis seperti gambar di bawahnya.’

    setelah diedit:

    1. Jika tidak ada error, maka ada tambahan topology di map explorer

    1. Untuk mengetahui informasi luas dari hasil topology polygon:
    • Click icon atau ketik di command: ADEEDITDATA
    • Pilih ID bidang (text di layer 080201)

     

Sampai pada tahap ini proses pembuatan topologi telah selesai. Tahap selanjutnya adalah mengexport list informasi luas tersebut ke text file melalui tahapan berikut:

  1. Klik kanan nama topology di map explorer kemudian pilih Analysis>>Topology Query

  1. Lakukan setting di Topology Query:
  • Topology Type: None
  • Click [Define Query]
 
  1. Set di [Define Query Topology]:
  • Click [Location], kemudian pilih [Boundary Type]: All
  • [Query Mode]: Report
  • Click [Options]

  1. Pada [Output Report Options], click [Expression…]
  • Pada group [Properties], pilih String] kemudian clik [OK] lalu click [Add]
  • Click lagi [Expression…], kemudian di bawah group [Topologies] pilih Topology Polygon:bd
  • Pada group [Polygon Centroid], pilih [Area]
  • Click [OK]
  • Clik [Add]
  • Click [Browse], kemudian pilih folder tempat menyimpan hasil report query

  1. Output Report Options menjadi

Hasil report akan disimpan dalam file peta_bidang.txt dalam format comma delimeted dengan susunan kolom pertama (.STRING) adalah nomer ID Bidang dan kolom kedua (.AREA@TPMCNTR_bd) adalah informasi luas dari topology bd

  • Click [OK]
  • Click [Execute Query]

  1. Hasil report query di file peta_bidang.txt
  • File tersebut bisa juga dibuka dengan mirosoft excel ataupun diimport ke Microsoft access atau file database lainnya

 

Untuk menampilkan text informasi luas di autocadmap lakukan langkah-langkah seperti berikut:

  1. Buat Layer baru khusus untuk text informasi luas. Misal txtLuas
 
  1. Lakukan seperti langkah 1 & 2 seperti di atas
 
  1. Setting di [Define Query Topology]
  • Click [Clear Query] untuk menghilangkan query sebelumnya
  • Click [Location]>>[Boundary Type]:All
  • [Query Mode]: Draw
  • Check opsi sebelah kiri [Alter Properties…]
  • Click [Alter Properties..]
  • Pada group [Select Property], click [Text]

  1. Seeting di [Define Text]:
  • Click [Expression]
  • Pada [Text Value Expression] pilih [Topologies]>>[Polygon:bd]>>[Polygon Centroid]>>[Area]
  • Click [OK]

     

bd adalah nama topology polygon yang telah dibuat.

 

Hasil Text Value disamping adalah mencetak informasi luas di layer:txtLuas dengan banyaknya angka di belakang tanda desimal sebanyak 13 digit seperti seperti hasil report query pada langkah 6 di atas.

  1. Merubah tampilan text luas.
  • Rubah text value seperti petunjuk di samping
  • Click [OK]

Text value semula

:AREA@TPMCNTR_bd

 

Menjadi

(STRCAT “LUAS : ” (FIX :AREA@TPMCNTR_bd) ” M2″)

 

Property Alteration menjadi:

  1. Click [Execute] di [Define of Query Topology]
  • Tampilan setelah ada informasi luas
  • Text luas berhimpit dengan text id bidang

  1. Agar tampilan luas berada di bawah nomor ID bidang. Lakukan Langkah berikut:
  • Ketik di command:QSELECT
  • Properties: Layer
  • Operator: = Equal
  • Value: txtLuas
  • Click [OK]
  • Ketik command: MOVE
  • Geser ke Bawah

 

 

Posting berikutnya akan dicoba untuk me-link-an antara database yang tersimpan dalam database access atau excel yang berisi daftar nama dan informasi lain sehingga dalam file autocadmap bisa disajikan peta tematik tematik yang lebih informative.

===Selamat mencoba===

 

5 Comments »

  1. Ternyata banyak artikel langka disini, ijin copy dulu ya sob

    Comment by Nedi Arwandi — January 16, 2014 @ 19:27

  2. Terima kasih. Pada tutorial di atas, Anda memakai Autodesk Map versi berapa?

    Comment by yovi rendri — December 4, 2014 @ 22:12

  3. saya menggunakan fasilitas map di autodesk civil 3d 2011

    Comment by cadex — December 5, 2014 @ 09:59

  4. Thankyou pak.. apakah informasi area ini bisa di export ke table attribute shp?

    apakah bisa menghitung luas dari poligon dgn format .shp pakai cad map?

    Comment by Caroline Febriyani Fanuel — October 23, 2015 @ 10:45

    • export shp tentu saja bisa. saya malah lebih suka menggunakan autocadmap untuk membuat file shp dan tentunya dengan hitung luasnya. Menurut saya proses pembuatan topologinya lebih mudah.

      Comment by cadex — October 23, 2015 @ 11:23


RSS feed for comments on this post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: