[CAD-CIV-18]: Import titik format: Bujur, Lintang , Tinggi (Latitude, Longitude, Elevation) sebagai point cloud di Civil 3D

Pada tulisan [CAD-CIV-17]: Membuat Surface dari Data LIDAR / Point Clouds di Civil 3D telah diuraikan langkah-langkah membuat surface dari data point cloud ekteksi LAS yaitu format file dari proses pemetaan dengan LIDAR. Sedangkan pada tulisan ini akan dijelaskan cara import titik koordinat format PointNumber, Bujur, Lintang , Tinggi dari ribuan titik dan diperlakukan sebagai point clount bukan sebagai object titik di civil 3d.

Sumber data saya dapatkan dari anggota grup I love geodesy yang menanyakan cara import titik forma bujur,lintang dalam format csv (comma delimited) terdiri dari 104285 titik ke civil 3D. Pada grup tersebut sudah saya jelaskan cara import titik tersebut dengan membuat custom format kemudian ditentukan type proyeksinya (zone utm) sebelum dilakukan import ke civil 3D. Titik yang didapat pada proses tersebut berupa object titik civil 3D bukan berupa point clouds.

Berikut adalah cara import titik csv dalam format Bujur, Lintang dan Tinggi ke Civil 3D sebagi point cloud

  1. Buka file csv dan tentukan urutan kolomya.

Pada contoh file tersebut urutan kolomnya adalah:

PointNumber(PN), Bujur (Long), Lintang (Lat), Elevasi (Z)

  1. Tentukan Zone (Projection/Grid Coordinate)

    Misalkan data akan diproyeksikan ke koordinat UTM, maka berdarkan lokasi bujur dan lintang, zone utm-nya terletak di Zone 48N

  1. Jalankan Civil 3D dengan template metric, kemudian lakukan setting coordinate system gambar ke Zone UTM84-48N

    >>Pada [Toolspace] civil 3D, pilih [Setting]

    >>Click kanan [Drawing1], kemudian pilih [Edit Drawing Setting..]

    >>Pada tab [Units and Zone], masukkan di Selected coordinate system code : UTM84-48N, kemudian click [Apply] lalu [OK]

  1. Membuat Database Point Clouds

    >> Pada Civil 3D [Toolspace], pilih tab [Prospector]

    >> Click kanan [Point Clouds] kemudian pilih [Create Point Cloud…}

>> Pada setting [Information] , pilih salah satu [Point Cloud Style] misal [Elevation Ranges], kemudian click [Next]
>> Pada setting [Source Data]:

>> pilih point cloud format [PENZ (comma delimited). (1)

>> Klik icon kemudian pilih file yang akan diimport dengan terlebih dahulu menyesuaikan extensi filenya. Pada contoh extensi filenya adalah csv. (2)

>> Kilk icon untuk menentukan Coordinat sistem (3), kemudian isikan pada [Selected coordinate system code]: LL84

Artinya adalah: file sumber coordinate systemnya Latitute-Longitude (lintang, bujur) dalam ellipsoid wgs 84

>> Kilk [Finish]

  1. Proses pembuatan point clouds sedang diproses
  1. Jika proses sudah selesai, maka pada civil 3d [Toolspace] di tab [Propector] di bawah group [Point Clouds] akan muncul database database point cloud baru
  1. Lakukan zoom extent untuk melihat hasil import
  1. Untuk merubah point cloude menjadi surface,:

    >> click kanan batas point cloud, kemudian click [Add points to surface]

    >> pada setting [Surface Option], pilih nama dan surface stylenya, misalnya [Contours 1m and 5m (Background)], kemudian click [Next]

    >> pada setting [Region Setting], pilih [Point cloud extent], kemudian click [Finish]

  1. Pada civil 3D [Toolspace], di tab [Propestocs] terdapat surface baru di bawah grup [Surface]

===selemat mencoba==

4 thoughts on “[CAD-CIV-18]: Import titik format: Bujur, Lintang , Tinggi (Latitude, Longitude, Elevation) sebagai point cloud di Civil 3D

  1. Pak mau lapor, add in yang fungsinya ngeplot cross section dari excel ke CAD ada bug, skala horizontal nya ga berfungsi pak.
    Spesifikasi
    Autocad 2020
    Excel 365

  2. Pak mau lapor, add in yang fungsinya ngeplot cross section dari excel ke CAD ada bug, skala horizontal nya ga berfungsi. Spesifikasi
    Autocad 2020
    Excel 365

      1. dalam menggambar di autocad, untuk cross section yang disetting adalah perbandingan skala horisontal dengan vertikal. Misal mau menggambar garis mendatar sepanjang 100 meter , ya gambar aja garis sepanjang 100 , berarti unit gambarmu meter, jtanpa mikir 100 dikali skala.

        Kalo ingin skala 1:1000 setting aja di plot scale saat plotting ke kertas 1mm=1unit . Ingat unit gambarmu meter, berarti 1mm=1meter berarti 1mm:1000mm = 1:1000

        Bagaimana kalo mau plot ke skala 1:250, set aja di plot scale 1mm=0.25 unit , 1mm=0.25meter–>> 1mm=250mm–>>1:250

        Bagaimana kalo skala horisontal 1:1000 dan skala vertikal 1:500??, maka perbandingan skala vertikal 2x dari horsiontal (1000/500) sehingga saat menggambar ke arah horisontal 100 meter dan ke vertical (elevas) 50 meter?, maka gambar aja 100 ke arah horisontal, kemudian 50 x 2 ke arah vertikal.

        maka gambar yang dibuat tadi bisa diplot di berbagai skala asal perbandingan vertikal 2x horisontal misal skala Horisontal 1:100, vertikal 1:50 atau skala 1:50 horisontal dan 1:25 vertikal.

        Bagaimana kalo dalam satu gambar ada berbagai skala??? silakan belajar lagi tentang layout di autocad

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s