[XLS-SVY-25]: Menghitung Jarak, Sudut dan Beda Tinggi dari data Pengukuran Total Station Format X,Y,Z untuk diolah di Civil 3D (Bagian-02)

Referensi

:

Bagian-01

Perhitungan Poligon di Civil 3D

Platform

:

Excel & Civil 3D

Download

:

 

 

Hasil konversi pengukuran total station menjadi data ukur dalam format FBK pada posting sebelumnya adalah:

PRISM 0.000

STN 35 0.0000

BS 34 0.0000

AD VD 72 194.09204147 81.5184 0.0260 “TP.A2”

AD VD 3500004 220.48593049 18.7763 0.1510 “BG-0”

STN 72 0.0000

BS 35 0.0000

AD VD 7200001 346.34495583 13.3961 -0.6610 “BG-1”

AD VD 7200002 5.06596998 14.4380 -0.2620 “BG-2”

AD VD 7200003 13.07168004 15.2957 0.7410 “BG-3”

AD VD 73 167.11254012 202.2203 -0.0170 “TP.A3”

STN 73 0.0000

BS 72 0.0000

AD VD 7300001 46.17031719 11.6259 -0.4080 “REL-1”

AD VD 74 41.51344548 10.7289 -0.4130 “TP.A4”

 

Saat dilakukan survey, koordinat titik awal di station (STN) di titik 35 dan backsight (BS) awal di titik 34 adalah koordinat hasil pengukuran GPS geodetic dengan nilai sebagai berikut:

TITIK

X

Y

Z

PNT

TP.35A

410,328.331

9,540,256.075

44.608

35

TP.34A

410,098.009

9,540,447.075

45.903

34

 

Sedangkan untuk koordinat ikat terakhir hasil pengukuran total station yaitu titik 73 dan 74, selanjutnya dicek lagi dengan hasil pengukuran GPS geodetic sehingga akan didapat pengukuran polygon terbuka terikat di awal dan di akhir.

Berikut tahapan pengolahan data fbk tersebut di Civil 3D:

  1. Setting Survey Database

  2. Menentukan Folder / Lokasi Penyimpanan Survey Database

Pilih toolspace [Survey], kemudian click kanan [Survey Databases] lalu pilih [Set working folder..]

Pilih atau buat folder baru untuk menyimpan survey database, misal di folder : C:\Civil 3D Projects\dbsurvey_project1.

Clik kanan [Survey Databases] lalu pilih [New local survey database..] kemudian isikan nama local survey database, misalnya dbsvy_01

Tampilan toolspace [Survey] menjadi:

Sedangkan susunan folder survey database menjadi:

  1. Setting Survey Database

Pada toolspace [Survey], click kanan local survey database (dbsvy_01) kemudian pilih [Edit survey database setting..]. Set survey database seperti gambar di bawah:

  1. Menjalankan File FBK

  2. Membuat Network

Pada toolspace [Survey] di bawah folder local database dbsvy_01, click kanan icon [Network] kemudian pilih [New]

Masukkan nama network misalnya net1, sehingga tampilan folder local survey database menjadi:

  1. Memasukkan Control Points.

Masih di toolspace survey, di bawah network net1, click kanan [Control Points] kemudian pilih [New]

Masukkan nilai koordinat fix (control point) titik 35 dan 34

Cek nilai koordinat control points, dengan click kanan [Control Points] kemudian pilih [Edit]

  1. Memasukkan Hasil Ukuran (file fbk) ke Network

Click kanan [net1], pilih [Import] kemudian [Import fieldbook]..

Pilih file fieldbook dari latihan sebelumnya kemudian lakukan setting sebagai berikut:

Clik [OK] untuk memulai import fbk.

Koordinat hasil import fbk:

  1. Insert Titik dari Survey Database ke Gambar.

Masih di local survey database dbsvy_01, click kanan [Survey Points] kemudian [Points]>>[Insert into drawing]

Pilih point style yang diinginkan untuk menampilkan titik

  1. Perhitungan Poligon

  2. Input Tambahan Control Points

Misal hasil pengukuran GPS geodetic di titik ikat 73 dan 74 adalah sebagai berikut:

Lakukan input control points seperti langkah B-2

  1. Membuat Object Traverse Baru

Dalam folder [ net1], Click kanan [Traverses] kemudian pilih [New]

Masukkan dengan setting sebagai berikut:

Property

Value

Keterangan

Name

Pol-01

Isikan nama jalur polygon jalur pengukuran

Initial Station

35

Titik berdiri alat pertama kali di jalur titik polygon

Initial Backsight

34

Backsight pertama kali di jalur titik polygon

Stations

72,73

Titik tempat berdiri alat berikutnya

Final Foresight

74

Bidikan terakhir di titik tetap

  1. Perhitungan Poligon

Dalam folder [ net1], Click [Traverses] kemudian click kanan object polygon yang telah dibuat sebelumnya (pol-01), lalu pilih [Traverse Analysis]

Lakukan setting perhitungan polygon sebagai berikut:

Property

Value

Keterangan

Do Traverse analysisi

Yes

Analisa ketelitian jarak dan sudut

Do angle balance

Yes

Perataan sudut

Horisontal adjustment method

Transit rule

Koordinat 2D (X,Y) dikoreksi dengan metode “Transit”. Untuk meotode lainnya silakan dibaca di https://knowledge.autodesk.com

Vertical adjustment method

Length weighted distribution

Elevasi dikoreksi dengan metode distribusi perbandingan jarak

Horizontal closure limit 1:X

15000

Tolerasi kesalahan penutup horizontal

Vertical closure liit 1:X

15000

Toleransi kesalahan penutup vertical (elevasi)

Angular error per set

0.0005

Toleransi kesalan sudut / set

Update survey database

Yes

Update survey database setelah proses adjustment / koreksi

Click [OK]

Hasil perhitungan polygon akan ditampilkan empat (4) text file dengan penamaan file diawali dengan nama polygon/traverse yaitu:

  1. pol-01 Raw Closure.trv à kesalahan penutup sebelum dikoreksi
  2. pol-01 Balanced Angles.trv à pengukuran sudut terkoreksi
  3. pol-01 Vertical Adjustment.trvà elevasi terkoreksi
  4. pol-01.lsoà koordinat telah terkoreksi

Kesimpulan dari Bagian-01 dan Bagian-02 bahwa dengan melakukan perhitungan jarak dan sudut dari data koordinat (X, Y, Z) di Excel, maka Analisa polygon dan perhitungan detail/side shot bisa dilakukan di civil 3D dengan syarat, diketahui informasi titik berdiri alat (station) dan setting backsight.

Advertisements

[XLS-SVY-25]: Menghitung Jarak, Sudut dan Beda Tinggi dari data Pengukuran Total Station Format X,Y, Z untuk diolah di Civil 3D (Bagian-01)

Saya pernah menerima data survey dari surveyor hasil download total station dalam format nama Titik, X, Y, Z (PXYZ) tanpa menyertakan data mentah atau raw data yang berisi informasi tempat berdiri alat, backsight, jarak miring, sudut vertikal, sudut horisontal, tinggi alat dan tinggi target. . Contoh data yang aku terima:

Format hasil download berupa titik, X, Y dan Z mempunyai kelemahan antara lain:

  1. Jika ada koreksi data ukuran seperti data jarak, sudut, tinggi alat atau tinggi target maka otomatis koordinat tidak bisa dihitung ulang.
  2. Tidak bisa dilakukan pengolahan data poligon atau network adjustment.

Agar data bisa diolah lebih lanjut di civil, maka data di atas perlu dimodifikasi dan diberi data tambahan sebagai berikut:

  1. Rubah nama titik menjadi angka bulat karena civil 3d tidak bisa menerima nama titik dalam selain angka bulat. Nama titik menjadi dijadikan point description dalam civil 3d. Format titik menjadi PENZD atau (PointNumber, East, North, Elevation dan Description)
  2. Menambahkan koordinat tempat berdiri alat dan koordinat backsight yang nantinya akan digunakan untuk menghitung sudut horisontal
  3. Setelah data yang terdiri sudut horisontal, jarak dan beda tinggi sudah dihitung, maka dilakukan konversi ke format autodesk fieldbook (fbk) untuk selanjutnya diproses dengan civil 3d dengan menggunakan tool civil 3d survey.

Format data setelah diedit menjadi:

 

Kolom

Keterangan

A

Infomasi keterangan job atau job-id

B

Informasi urutan tempat berdiri alat, atau setting alat

C

Kode titik: ST: Stasiun atau tempat berdiri alat BS: Backsight bidikan belakang atau orientasi SS: Sightshot bidikan detail

D,E,F,G

Berturut-turut Nama titik, X, Y , Z

H

Point Number dalam format angka bulat. Titik detail (SS) dengan format angka misal 7200001 artinya titik nomer 1 saat alat berdiri di station 72. Dengan cara pengkodean SS seperti di atas, maka tiap titik detail bisa dilacak tempat berdiri alatnya

 

Tahapan berikutnya adalah untuk menghitung kembali jarak dan sudut horisontal dari data koordinat:

 

Cell

Rumus

Keterangan Rumus

[I4]

=IF(LEN(D4)=0,”-“,LOOKUP(9^9,$B$4:$B4,E$4:E4))

Jika cell [D4] kosong atau panjang charactes (Len(D4)=0), maka isikan dengan tanda “-” Jika [D4] ada isinya, maka cari angka di kolom [B] atau kode angka tempat berdiri alat, kemudian jika ketemu diambail nilai koordinat X nya dari kolom [E]

[J4] [K4]

=IF(LEN($D4)=0,”-“,LOOKUP(9^9,$B$4:$B4,F$4:F4)) =IF(LEN($D4)=0,”-“,LOOKUP(9^9,$B$4:$B4,G$4:G4))

Sama dengan keterangan di atas tapi untuk mengambil nilai Y dari kolom F dan Z dari kolom G

[L4]

=IF(OR(C4=”ST”,LEN($D4)=0),”-“, IF($C4=”BS”, MOD(DEGREES(ATAN2(($F4-$F3),($E4-$E3))),360) ,L3))

Jika C4 sebagi tempat berdiri alat (ST) atau D4 kosong, maka tidak dihitung azimuth atau (“-“) Jika C4 sebagai titik bidikan belakang atau backsight (BS) Maka dihitung azimuth dari ST ke BS Jika kode SS yaitu kode selain ST dan BS, maka azimuth mengikuti hitungan baris sebelumnya

[M4]

=IFERROR(IF(C4=”SS”, MOD(DEGREES(ATAN2(F4-J4,E4-I4)),360) ,”-“),”-“)

Jika C4 sebagai titik detail (SS) Hitung azimuth dari ST ke SS Jika bukan kode SS, isikan dengan “-“

[N4]

=IFERROR(IF(C4=”SS”,MOD(M4-L4,360),”-“),”-“)

Jika C4 sebagai titik detail, hitung sudut horisontal dengan mengurangkan sudut azimut detail ke azimut statiion (M4-L4)

[O4]

=IFERROR(IF(C4<>”ST”,SQRT((E4-I4)^2+(F4-J4)^2),”-“),”-“)

Hitung jarak horisontal dari ST ke detail (SS)

[P4]

=IFERROR(G4-K4,”-“)

Menghitung beda tinggi ST ke SS

[Q4]

=””””&D4&””””

Merubah format nama titik menjadi diapit tanda ” agar bisa diproses di FBK

[R4]

=LOOKUP(“ZZZzzz”,A$4:A4)

Copy kode JOB

[I4:R4]

 

Copy rumus di range tersebut ke bawah sampai akhir data

Pada tahap ini jarak datar, sudut horisontal dan beda tinggi sudah didapatkan. Tahap berikutnya adalah merubah data di atas menjadi FBK

 

Cell

Rumus

Keterangan Rumus

[T4]

=INDEX($D$22:$D$24,MATCH($C4,$C$22:$C$24,0))

Merubah kode di kolom C menjadi kode di FBK

[U4] [V4] [W4] [U4:W4]

=IF($C4<>”SS”,”-“,TRUNC($N4)) =IF($C4<>”SS”,”-“,TRUNC(($N4-TRUNC($N4))*60)) =IF($C4<>”SS”,”-“,3600*($N4-TRUNC($N4))-60*TRUNC(($N4-TRUNC($N4))*60))

Mengambil nilai derajat dari hitungan sudut dari [N4] Mengambil nilai menit dari hitungan sudut dari [N4] Mengambil nilai detik dari hitungan sudut dari [N4] hasil konversi sudut dari desimal menjadi derajat-menit-detik

[X4] [X4]

=IF(C4<>”SS”,”-“, U4&”.”& TEXT(V4,”00″)& TEXT(INT(W4),”00″)& INT(MOD(W4,1)*10000))

Jika C4 tidak bidikan detail (SS), maka isikan dengan “-“, tetapi jika SS, maka Ambil nilai derajatnya diikuti dengan simbol “.” Ambil nilai menit dengan format dua digit “00” Ambil angka bulat dari nilai detik format dua digit “00” Ambil nilai desimal dari nilai detik jika ada. Hasil konversi suder derajat-menit-detik menjadi format d.mmss00

[Y4]

=REPT(TEXT(O4,”0.0000″),$C4=”SS”)

Rubah nilai jarak menjadi text format 4 digit desimal

[Z4]

=REPT(TEXT(P4,”0.0000″),$C4=”SS”)

Rubah nilai beda tinggi menjadi text format 4 digit desimal

[AA4]

=T4&” “&H4&REPT(” 0.0000 “,C4<>”SS”) & REPT(” “&X4&” “&Y4&” “&Z4&” “&Q4,C4=”SS”)

Rubah data menjadi format FBK

[AA3]

PRISM 0.000

Set tinggi target menjadi 0.000 meter

[T4:AA4]

 

Copy rumus di range tersebut dampai akhir data

Pada tahap ini, file ukuran sudah dirubah menjadi format FBK dan siap untuk di proses di civil 3d. Pilih range [AA3:AA17], kemudian paste di notepad lalu simpan dengan ekstensi *.fbk

 

((Lanjut ke Bagian-2))

CAD-MAP-21: Autocadmap 2012 error menutup sendiri saat click ribbon dan membuka file di Windows 7, 8, 8.1, and 10

Reference: https://knowledge.autodesk.com/support/autocad/troubleshooting/caas/sfdcarticles/sfdcarticles/AutoCAD-2013-and-2014-crashing-on-Windows-10-systems.html

Menurut referensi di atas, ketika menjalankan program AutoCAD 2012, 2013, 2014 and 2015 di Windows 7, 8, 8.1, and 10 systems, program menjadi crashed dan menutup dengan sendiri disebabkan oleh  .NET Framework 4.7 atau yang terbaru telah terinstall dalam system windows. Windows 10 tidak lagi support AutoCAD 2014 atau yang lebih rendah.

Agar program AutoCAD 2012, 2013, 2014 and 2015  dapat berjalan di system Windows 10, maka perlu dilakukan perubahan di file C:\Program Files\Autodesk\AutoCAD 20xx\acad.exe.config dengan menambahkan syntax di tag <runtime></runtime> :

<AppContextSwitchOverrides value=”Switch.System.Windows.Input.Stylus.DisableStylusAndTouchSupport=true”/>

Berikut langkah-langkah untuk merubah acad.exe.config:

1. Set folder  C:\Program Files\Autodesk\AutoCAD 20xx\ menjadi full control.

  • [Click kanan] folder , kemudian pilih [Properties]
  • Pilih tab  [Security]
  • Pada tab [Security], pilih [Edit]
  • kemudian pilih [Full Control]
  • Kemudian click OK
  • image

    2. copy file C:\Program Files\Autodesk\AutoCAD 20xx\acad.exe.config  kemudian edit file asli / file sebelum dicopy.

    • File sebelum diedit

    <configuration>
         <startup useLegacyV2RuntimeActivationPolicy=”true”>
             <supportedRuntime version=”v4.0″/>
         </startup>
         <!–All assemblies in AutoCAD are fully trusted so there’s no point generating publisher evidence–>
         <runtime>
             <generatePublisherEvidence enabled=”false”/>
             <assemblyBinding xmlns=”urn:schemas-microsoft-com:asm.v1″><probing privatePath=”bin\FDO;bin;Plugins\Workflow\Activities”/></assemblyBinding></runtime>
    </configuration>

    File setelah diedit:

    <configuration>
        <startup useLegacyV2RuntimeActivationPolicy=”true”>
            <supportedRuntime version=”v4.0″/>
        </startup>
        <!–All assemblies in AutoCAD are fully trusted so there’s no point generating publisher evidence–>
        <runtime>
            <generatePublisherEvidence enabled=”false”/>
            <assemblyBinding xmlns=”urn:schemas-microsoft-com:asm.v1″><probing privatePath=”bin\FDO;bin;Plugins\Workflow\Activities”/></assemblyBinding>

    <AppContextSwitchOverrides value=”Switch.System.Windows.Input.Stylus.DisableStylusAndTouchSupport=true”/>

    </runtime>
    < /configuration>

    %%selamat mencoba%%

    [CAD-MAP-20]:Autolisp untuk Menampilkan Tabel Peta Bidang di Autocadmap dan Microsoft Excel

    Reference : [CAD-MAP-19]: Membuat tabel Microsoft Access dari Hasil Topology Analysis di AutoCAD Map (Lanjutan-2: Menjalankan Autolisp)
    Platform : AutocadMap
    Download : download
         

    Pada tulisan [CAD-MAP-19]: Membuat tabel Microsoft Access dari Hasil Topology Analysis di AutoCAD Map (Lanjutan-2: Menjalankan Autolisp) tabel hasil topology analisis disimpan dalam bentuk database microsoft access. Pada tulisan kali ini akan diuraikan bagaimana cara melakukan topology analisis dengan menggunakan autolisp dan menampilkan hasilnya dalam bentuk block attribute dan spreadsheet excel.

    Fungsi isi block attribute diambil dari fungsi yang dibuat oleh Lee Mac sedangkan untuk proses penulisan ke Microsoft Excel diambil dari http://cadtips.cadalyst.com/export/export-text-a-drawing-excel-spreadsheet.

    Contoh aplikasi penggunaan fungsi overlay ini adalah membuat table peta bidang pada pekerjaan PTSL yaitu membuat tabel yang berisi informasi kolom / field nomer urut bidang, nomer identifikasi bidang dan luas tanah.

    Secara garis besar, tahapan untuk melakukan proses pembuatan tabel bidang tanah:

    1. Persiapan dan Pengecekan Standard Layer.
    2. Melakukan Proses Overlay Topology.
    3. Membuat Tabel Daftar Tanah

    1. Persiapan dan Pengecekan Standard Layer.

    1.a. Copy file program autolisp dan block ke folder Support File Search Path.

    Copy files dibawah ini ke salah satu folder Support File Search Path:

    image

    Sedangkan cara menegetahui file support path, ketik pada command: options

    kemudian pilih File>>Support File Search Patah :

    image

    1.b. Load/Panggil program autolisp.

    • Ketik pada command:appload
    • pilih file: tab_nib.lsp
    • click Load

    Agar program selalu dipanggil atau di-uploaded saat program autocadmap dijalankan, tambahakan program tab_nib.lsp di [Startup Suite]

    1.c. Cek insertion point text dan standard layer

    Syarat proses overlay untuk pembuatan table adalah:

    No Keterangan Tindakan
    1. Topology bidang sudah terbuilt sempurna atau topology dengan centroid NIB sudah bebas dari kesalahan Lakukan re-build topology sebelum proses dilakukan
    2. Harus ada hanya satu NUB (Nomor Urut Bidang) dan Satu Nama di dalam gambar bidang tanah Geser insertion point text NUB dan Nama ke dalam bidang tanah, jika ditemukan insertion point NUB dan Nama ada di luar bidang tanah
    3 Nama harus tertulis dalam satu baris Jika nama tertulis dalam lebih dari satu baris, maka penulisan nama tersebut harus digabung menjadi satu.
    4 Layer untuk text nub: tn_nub
    Layer untuk text nama: tn_nama
    untuk merubah layer ke tn_nub, ketik di command:z_lu
    untuk merubah ke layer tn_nama, ketik di command:z_ln

    2. Melakukan Proses Overlay Topology.

    Proses overlay dijalankan setelah syarat-syarat pada langkah 1.c sudah terpenuhi.

    Ketik pada command:z_xdata

    sehingga keluar notifikasi:

    Overlay successfully created.

    Hasil proses overlay ini akan terbentuk object titik pada layer [nub_nib] di tiap-tiap insertion point text NUB dan text Nama. Jika object titik tidak terlihat, ketik di command:pdmode, kemudian masukkan value=3.

    Command: pdmode
    Enter new value for PDMODE <3>:

    image

    Titik merah adalah, titik hasil topology overlay yang berisi informasi NIB, NUB, Nama dan Luas.

    Untuk melihat data hasil overlay, ketik di command:adeeditdata

    kemudian pilih salah satu titik di dekat nub, misal nub 18, maka akan ditampilkan informasi sebagai berikut:

    image

    Pada tabel di atas sudah terbentuk tabel korelasi atau link antara NIB dan NUB.

    kemudian pilih juga titik di dekat text nama, maka akan ditampilkan informasi sebagai berikut:

    image

    Pada tabel di atas sudah terbentuk korelasi atau link antara NIB dan Nama Pemilik.

    Gabungan antara NIB,NUB dan luas akan dibuat pada tahap berikutnya.

    3. Membuat Tabel Daftar Tanah.

    Ketik di command:Z_TABELPBT

    Kemudian pilih lokasi tabel di autocadmap.

    Hasil tabel di autocad dan excel:

    image

    ==selamat mencoba===

    [GEN-PMG-07]: Menghitung upah lembur dengan excel (Kep Men. NOMOR KEP. 102/MEN/VI/2004) Bagian 3

    Referensi : [GEN-PMG-04]:Menghitung Upah Lembur dengan Excel (Kep Men. NOMOR KEP. 102/MEN/VI/2004)
    [XLS-PMG-07]: Menghitung upah lembur dengan excel (Kep Men. NOMOR KEP. 102/MEN/VI/2004) Bagian 2
    Platform : Microsoft Excel
    Download : Download

     

    Pada tulisan sebelumnya telah diuraikan tahapan untuk menghitung lembur dengan kondisi 5 (lima) hari kerja/minggu dan 6 (enam) hari kerja/minggu dengan input jam kerja yang sudah diketahui. Pada tulisan ini akan saya sharing template yang pernah saya buat untuk aplikasi di suatu proyek dengan kondisi yang lebih komplek yaitu:

    • 1. Data yang dimasukkan adalah [Jam Masuk] dan [Jam Keluar].
    • 2. Jam Istirahat bisa diatur fleksibel atau bisa dirubah.
    • 3. Perhitungan lima(5) hari kerja, jika karyawan bekerja di kantor pusat dan menggunakan perhitungan 6 (enam) hari kerja jika bekerja di lapangan
    • 4. Slip gaji sudah dilengkapi dengan perhitungan BPJS dan Pajak Penghasilan (PPH21).

    Berikut tutorial cara penggunaan spreadsheet excel yang sudah di download:

    1. Memasukkan Setting Hari Libur di Sheet [hr_libur]

    Masukkan tanggal hari libur di kolom [tgl] atau kolom [A] dengan format tanggal yang sesuai dengan settingan di windows. Contoh setting tanggal di komputer saya yang terlihat di task bar windows adalah image, maka untuk tanggal 30 Mei 2018 dimasukkan dengan format 5/30/2018 atau 5/30/18.

    Setelah memasukkan tanggal sesuai dengan format yang benar, masukkan juga keterangan hari libur di kolom [Keterangan]. Bagian kolom [No] tidak perlu diisi karena kolom ini akan terisi otomatis tiap ada penambahan record atau dta baru.

    2. Memasukkan Setting Jam istirahat di sheet [jm_istrht]

    image

    Kolom [No], [Hari] dan [Kode Hari] berisi formula. Input jam kerja dimasukkan di kolom:

    [Rest01 Start], [Rest01 End] : untuk jam istirahat pertama

    [Rest02 Start1], [Rest02 End] : untuk jam istirahat kedua

    [Rest03 Start], [Rest03 End] : untuk jam istirahat ketiga

    Jam dimasukkan dengan format hh:mm, dalam format ini jika akan memasukkan jam 1 siang atau 1:00 PM maka jam dimasukkan dengan format 13:00 demikain juga untuk jam 11:00 pm dimasukkan dengan format 23:00.

    Format hh:mm ini juga berlaku saat pengisian jam masuk kerja dan jam keluar kerja.

    3. Memasukkan Isian di sheet [ts] dan [slip]

    Jika diinginkan format tanpa detail perhitungan gaji, dapat mengunakan format di sheet [ts] sedangkan jika diinginkan input jam kerja disertai dengan detail perhitungan gaji dapat menggunakan format di sheet [slip].

    Pada prakteknya di lapangan, saya menggunakan 2 (dua) sheet tersebut untuk aplikasi yang berbeda. Sheet [ts] diberikan ke karyawan digunakan untuk mendapatkan approval dari atasan, sedangkan sheet [slip] digunakan untuk menghitung gaji atau sebagai slip gaji.

    Masing-masing sheet [ts] dan [slip] terdapat kolom [Q]:[AE] yang berisi rumus bantu untuk perhitungan timesheet, Anda bisa hide kolom ini saat pencetakan atau distribusi form ke karyawan. Jangan dihapus atau dimodifikasi rumus ini, kecuali Anda benar-benar memahami isi dan maksud dari rumus tersebut.

    Format sheet [ts]:

    image

    Isikan ID, Nama dan Posisi atau bila diperlukan bisa ditambahkan nama supervisi, department atau isian lain pada area K2:O3

    Pilih Bulan dan Tahun di cell [D2] dan [E2], maka kolom [Tgl] dan [Hari] akan terisi otomatis, kolom berwarna hijau berisi formula, sehingga tidak perlu diisi kolom hijau akan otomatis terupdate jika ada perubahan tanggal termasuk perubahan warna huruf jika tanggal bertepatan dengan hari libur, jumat, sabtu dan minggu.

    Kolom yang perlu diisi manual adalah:

    Nama Kolom Keterangan
    Kode Hari Kerja Masukkan angka 5 jika bekerja untuk 5 hari kerja/minggu dan masukkan angka 6 jika untuk bekerja 6 hari kerja / minggu
    Masuk , Keluar Isikan jam masuk, jam keluar sesuai dengan format tanggal di windows
    Kolom [Durasi] akan terisi otomatis jika jam masuk dan jam keluar sudah terisi. Format durasi adalah dalam satuan desima sehingga jika durasinya adalah 8 jam 30 menit, maka masukkan angka 8.5
    Koreksi Isikan koreksi jam kerja jika diperlukan dalam satuan desimal. Misalnya dalam ada koreksi penambahan jam setengan jam atau 00:30 maka dimasukkan 0.5 atau sebaliknya ada pengurang jam 00:30, maka dimasukkan -0.5

    Sedangkan tampilan untuk sheet [slip]:

    image

    Ada tambahan input yaitu:

    Nama Input Keterangan
    Gaji Dasar Masukkan gaji pokok atau gaji dasar /bulan
    Tunjangan Tetap Masukkan Tunjangan tetap /bulan
    Rate Lembur Masukkan unit rate lembur / jam.
    “maaf tulisan di template masih /bulan, mohon untuk dikoreksi /jam”
    Tunj. Makan Masukkan tunjangan makan /hadir
    Tunj. Transport Masukkan tunjangan transport /hadir
    Tunj. Kehadiran Masukkan tunjangan kehadiran /hadir
    PTKP Karyawan Masukkan golongan PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak) karyawan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

    Detail perhitungan gaji disertai dengan perhitungan BPJS dan PPH21 adalah:

    image

    Silakan dicoba dan mohon koreksinya jika ada kesalahan.

    Terimakasih telah berkunjung di blog saya.

    [CAD-MAP-19]: Membuat tabel Microsoft Access dari Hasil Topology Analysis di AutoCAD Map (Lanjutan-2: Menjalankan Autolisp)

    Reference : [CAD-MAP-018]: Aplikasi Topology Analysis di AutoCAD Map untuk Mengambil Nilai Text dalam Polygon (disertai dengan tahapan pembuatan Autolisp)
    Platform : Autocad Map
    Download File :  

    Tulisan sebelumnya di [CAD-MAP-018]: Aplikasi Topology Analysis di AutoCAD Map untuk Mengambil Nilai Text dalam Polygon (disertai dengan tahapan pembuatan Autolisp) telah diuraikan langkah-langkah untuk membuat topology analysis melalui perintah / tools yang ada di autocadmap. Pada langkah-langkah tersebut juga disertakan tahapan untuk membuat program autolispnya. Autolisp di bawah hasil salinan code autolisp yang telah di post tersebut:

    (defun c:atop ()
      (setq cmddia_old (getvar "cmddia"));simpan setting cmddia sebelumnya
     
      (setvar "cmddia" 0);set kotak dialog off
      ;setting list object data di bawah bisa dirubah sesuai data yang ada

      (setq list_od (list "OD_NIB" "OD_BERKAS" "OD_NAMA"));list object data yang akan dibuat
      (setq list_fld (list "NIB" "BERKAS" "NAMA"));list nama field atau header
      (setq list_type (list "C" "C" "C")); list object type dari list object di atas
      (setq list_layer (list "080201" "tn_lai_berkas" "tn_lai"))

      (setq i -1);setting index untuk ambil
      (foreach od list_od
        (setq i (1+ i))
        ;;1. Membuat object data tabel
        (command  "ADEDEFDATA" "N" od (nth i list_fld) "" (nth i list_type) "" "N" "X")
       
        ;;2. linked object data table ke string atau text.
        (setq filter (list (cons 0 "TEXT") (cons 8 (nth i list_layer))));set filter
        (command "ADEGENLINK" "O" "O" od "Y" "S" (ssget "X" filter) "")
       
        );end foreach

        ;;3. Proses Overlay

      (setq tp_node1 "BERKAS" tp_node2 "NAMA" tp_poly "Batas_Persil")
      (setq od_res1 "OD_BERKAS_PRSL" od_res2 "OD_NAMA_PRSL")
      (setq tp_res1 "TP_BERKAS" tp_res2 "TP_NAMA")
      (setq od_node1 (nth 1 list_od))
      (setq od_node2 (nth 2 list_od))
      (setq od_poly (nth 0 list_od))

      ;;overlay pertama
      (command "MAPOVERLAY" tp_node1 "o" od_node1 "y" "")
      (command tp_poly "o" od_poly "y" "")
      (command "i" tp_res1 "" "0" od_res1 "y" "")

      ;;overlay kedua
      (command "MAPOVERLAY" tp_node2 "o" od_node2 "y" "")
      (command tp_poly "o" od_poly "y" "")
      (command "i" tp_res2 "" "0" od_res2 "y" "")

      (setvar "cmddia" cmddia_old)
      );end defun

    Cara menjalankan kode di atas:

    1.  Copy code di atas ke notedpad kemudian simpan file dengan extensi .lsp misal diberi nama analisa_topologi.lsp.

    2. Buka file autocad yang akan diproses. Karena autolisp tersebut dikembangkan dari file yang sudah ada maka jika akan menggunakan fila yang lain maka syarat-syarat berikut harus dipenenuhi dalam file tersebut harus sesuai dengan perintah / fungsi yang ada di autolisp yaitu:

    Fungsi dalam Autolisp Data yang harus ada

    (setq list_layer (list "080201" "tn_lai_berkas" "tn_lai"))

    Object text NIB harus terletak di layer: 080201
    Object text BERKAS harus terletak di layer: tn_lai 
    Object text NAMA harus terletak di layer: tn_lai_berkas

    (setq tp_node1 "BERKAS" tp_node2 "NAMA" tp_poly "Batas_Persil")

    Node Topology dari object text BERKAS bernama : BERKAS
    Node Topology dari object text NAMA bernama : NAMA
    Polygon Topology dari batas persil dengan centoid object NIB bernama Batas_Persil

    Jika nama layer dan nama topology berbeda dengan di atas, code lisp pada file analisa_topologi.lsp bisa disesuaikan dengan file yang akan diproses dengan merubah di bagian statement di atas.

    3. Setelah file dibuka, pastikan bahwa topology BERKAS, NAMA dan Batas_Persil telah di-Load Topology dan juga telah ter-connect ke ODBC database.

    image

    4. Untuk memastikan bahwa topology siap diproses, setelah di load topology, lakukan re-create di masing-masing topology.

    image

    4. Load applikasi atau program autolisp dengan mengetik di command:appload

    5. Pilih file analisa_topologi.lsp kemudian click [Load]. Jika ada pesan, File Loading – Security Concern, Check pilihan [Always load this application] kemudian click [Load]

    image

    6. Ketik pada command:atop

    7. Pada saat autolisp dijalankan akan ditampilakn urutan perintah proses overlay.

    Command: ATOP
    ADEDEFDATA
    Field 1:
    Command: ADEGENLINK
    Linkage type: [Blocks/textObjects/encloseDBlocks/enclosedText]<enclosedText>: O
    Create [Objectdata/ASElinks]<ASElinks>: O
    Object data table (? for list): OD_NIB
    Use Insertion Point as Label Point: [Yes/No] <N>:Y
    Text objects to generate from: [Select/All]<All>: S
    Select objects:   22 found

    Select objects:
    22 object(s) to process.
    Processing 22…done. 22 links created.
    Command: ADEDEFDATA
    Field 1:
    Command: ADEGENLINK
    Linkage type: [Blocks/textObjects/encloseDBlocks/enclosedText]<enclosedText>: O
    Create [Objectdata/ASElinks]<ASElinks>: O
    Object data table (? for list): OD_BERKAS
    Use Insertion Point as Label Point: [Yes/No] <N>:Y
    Text objects to generate from: [Select/All]<All>: S
    Select objects:   22 found

    Select objects:
    22 object(s) to process.
    Processing 22…done. 22 links created.
    Command: ADEDEFDATA
    Field 1:
    Command: ADEGENLINK
    Linkage type: [Blocks/textObjects/encloseDBlocks/enclosedText]<enclosedText>: O
    Create [Objectdata/ASElinks]<ASElinks>: O
    Object data table (? for list): OD_NAMA
    Use Insertion Point as Label Point: [Yes/No] <N>:Y
    Text objects to generate from: [Select/All]<All>: S
    Select objects:   35 found

    Select objects:
    35 object(s) to process.
    Processing 35…done. 35 links created.
    Command: MAPOVERLAY
    Enter source topology name (? for list) <nama>: BERKAS
    Enter type of source data (Object-data/Sql-data): o
    Enter table name (? for list) <>: OD_BERKAS
    Select all available fields? (Yes/No) <Y>: y
    Enter type of source data (Object-data/Sql-data):
    Enter overlay topology name (? for list) <Batas_Persil>: Batas_Persil
    Enter type of overlay data (Object-data/Sql-data): o
    Enter table name (? for list) <>: OD_NIB
    Select all available fields? (Yes/No) <Y>: y
    Enter type of overlay data (Object-data/Sql-data):
    Enter overlay operation (Intersect/Union/iDentity/Erase/Clip/Paste) <I>: i
    Enter result topology name: TP_BERKAS
    Enter result topology description:

    Enter target layer (? for list) <080201>: 0

    Enter result data table (? for list) <>: OD_BERKAS_PRSL
    No such data table. Create table? (Yes/No) <Y>: y
    Enter table description:
    Creating TP_BERKAS topology by Overlay…
    Writing topology information to the drawing…

    Overlay successfully created.
    Command: MAPOVERLAY
    Enter source topology name (? for list) <berkas>: NAMA
    Enter type of source data (Object-data/Sql-data): o
    Enter table name (? for list) <>: OD_NAMA
    Select all available fields? (Yes/No) <Y>: y
    Enter type of source data (Object-data/Sql-data):
    Enter overlay topology name (? for list) <Batas_Persil>: Batas_Persil
    Enter type of overlay data (Object-data/Sql-data): o
    Enter table name (? for list) <>: OD_NIB
    Select all available fields? (Yes/No) <Y>: y
    Enter type of overlay data (Object-data/Sql-data):
    Enter overlay operation (Intersect/Union/iDentity/Erase/Clip/Paste) <I>: i
    Enter result topology name: TP_NAMA
    Enter result topology description:

    Enter target layer (? for list) <0>: 0

    Enter result data table (? for list) <>: OD_NAMA_PRSL
    No such data table. Create table? (Yes/No) <Y>: y
    Enter table description:
    Creating TP_NAMA topology by Overlay…
    Writing topology information to the drawing…

    Overlay successfully created.
    Command: 0

    8. Proses selanjutnya adalah Menyimpan object data OD_NAMA_PRSL, OD_BERKAS_PRSL dan ke Microsoft access seperti tahapan di [CAD-MAP-018]: Aplikasi Topology Analysis di AutoCAD Map untuk Mengambil Nilai Text dalam Polygon (disertai dengan tahapan pembuatan Autolisp) dimulai dari tahap ke E. Menyimpan Object Data ke Microsoft Access.

    ==========

    Silakan dicoba dan terimakasih telah berkunjung di blog saya

    [CAD-MAP-018]: Aplikasi Topology Analysis di AutoCAD Map untuk Mengambil Nilai Text dalam Polygon (disertai dengan tahapan pembuatan Autolisp)

    Referensi : [CAD-MAP-017]: Membuat tabel Microsoft Access dari Hasil Topology Analysis di AutoCAD Map
    Platform : Autocad Map
    Download : tidak tersedia agar bisa belajar sendiri

    Berbeda dengan tulisan sebelumnya di [CAD-MAP-017]: Membuat tabel Microsoft Access dari Hasil Topology Analysis di AutoCAD Map dimana dalam satu bidang terdiri dari dua object text yang akan dibuat tabel baru di Microsoft Access, kali ini ada tiga object text dalam satu bidang.

    Penggalan gambar yang saya terima :

    image

    Tabel yang akan dibuat di Microsoft Access terdiri dari 3 (tiga) kolom/field yang yang terdiri dari:

    Kolom Nama Kolom / Field Sumber Data
    1 NIB Text Value
    2 Berkas Text Value
    3 Nama Text Value
    3 Area Topology Polygon

    Tahapan untuk membuat data source, clean-up dan topology polygon tidak diuraikan lagi dalam tulisan ini. Silakan mengacu ke tulisan saya sebelumnya tentang pembuatan data source, clean-up dan pembuatan topology polygon.

    A. Load dan Check Polyogn Topology.

    Saat saya menerima gambar yang akan diolah, ternyata sudah ada topology polygonnya bernama [Batas_Persil] tetapi dalam kondisi belum ter-loaded / belum aktif. Cara untuk meng-aktifkan topology tersebut adalah dengan :

    1. Click kanan topology [Batas_Persil], pilih [Administration] kemudian [Load Topology]. Jika ditampilkan pesan  “Topology Batas_Persil is correct and complete”, maka topology bisa dipakai untuk proses analisa topology.

    image

     

    2. Untuk menampilkan geometry polygon dalam topology, click kanan [Batas_Persil], kemudian pilih [Show Geometry] maka akan ditunjukkan geometry polygon beserta dengan pusat poligonnya (centroid polygon). Dari hasil [Show Geometry] tersebut dapat diketahui bahwa polygon [Batas_Persil] menggunakan Object Text yang berisi informasi  NIB sebagai centroid poligon.

    3. Untuk mendapatkan informasi luas dari hasil topology ketik pada command:adeeditdata

    image

    Langkah selanjutnya adalah membuat node topology dari object text Berkas dan Nama.

    B. Membuat node topology dari object text Berkas dan Nama.

    Agar proses pembuatan node topology lebih cepat terutama saat pemilihan object, maka sebaiknya object text Berkas dan text Nama terdapat pada layer yang berbeda.

    Saat saya melakukan pengecekan gambar kedua object text Berkas dan Nama terletak pada satu layer  [tn_lai] sehingga perlu dibuat layer baru untuk memisahkan object text Berkas dengan object text Nama.

    B.1. Menggunakan Filter untuk Memisahkan Text Berkas dan Text Nama.

    Misalkan text Nama diletakkan di layer [tn_lai] kemudian text Berkas diletakkan di layer [tn_lai_berkas], maka langkah-langkah untuk memisahkan object text tersebut adalah:

    1. Buat layer baru dengan nama [tn_lai_berkas] kemudian set warna layer ke warna merah atau warna yang berbeda dengan warna layer [tn_lai]

    2. Proses pemilihan text dalam satu layer akan lebih mudah jika ada properties text yang berbeda dari object text Berkas dan text Nama. Misal warna textnya berbeda, tinggi text berbeda atau text style yang berbeda. Pada kasus ini text propertiesnya seperti warna text, tinggi text, text style antara object text Nama dengan object text Berkas adalah sama tetapi untung masih ada perbedaan yang saya temukan yaitu pada object text Berkas selalu ada huruf dash atau “-“.

    Fasilitas perintah Filter di autocad dapat digunakan untuk memilih object text dengan kriteria filter : memilih semua Object Text dengan Text Value berisi huruf “-” di layer [tn_lai]. Setelah object text terpilih, maka object tersebut dipindahkan ke layer [tn_lai_berkas]

    Lesson learned: Sebaiknya letakkan di layer yang berbeda jika object memiliki  informasi yang berbeda sehingga mempermudah dalam proses analisa

    3. Ketik di command:Filter

    4. Pilih [Add Selected Object], kemudian pilih salah satu object text Berkas:

    image

    Pada List Box, hapus object properties selain properties [Object=Text], [Layer=tn_lai] dan [Text Value]. Cara menghapus adalah dengan memilih property yang ada di list box kemudian click Delete.

    5. Pilih property [Text Value], kemudian click [Edit Item]

    6. Ganti text disamping tulisan X=*-*, kemudian click [Substitute]

    image

    7. Setelah itu click [Apply] untuk memulai memilih object dengan criteria filter seperti di atas.

    8. command: Select objects: all

    9. Maka seluruh object text di layer [tn_lai] yang textnya terdapat huruf “-” akan terpilih.

    10. Masih dalam kondisi text tepilih, tekan Ctrl+1

    11. Pada setting Design Properties, rubah Color : ByLayer kemudian Layer: tn_lai_berkas

    image

    12. Gambar setelah text berkas dan text nama dipisahkan layernya. Text warna merah adalah object berkas di layer [tn_lai_berkas]

    image

    B.2. Membuat Node Topology untuk Text Nama dan Text Berkas

    Buat topology dengan setting sebagai berikut:

    Topology Type Topology Name Select Node on Layer
    Node Nama tn_lai
    Node Berkas tn_lai_berkas

    List topology dalam gambar menjadi:

    image

    C. Konversi Object Text ke Table Object Data.

    Pada [CAD-MAP-017]: Membuat tabel Microsoft Access dari Hasil Topology Analysis di AutoCAD Map saat melakukan overlay, setting untuk attribute di source topology menggunakan property object text autocad .STRING sehingga nilai object text di node topology (nama topology pada contoh sebelumnya : pt_nama) ikut dalam proses overlay.

    Setting property .STRING juga diset pada overlay topology (nama topology pada contoh sebelumnya : pol_pbt) akan tetapi pada saat proses overlay dijalankan terjadi kegagalan. Kegagalan ini mungkin terjadi karena ada dua nama field pada satu tabel yaitu STRING dari source topology dan STRING dari overlay topology.

    Salah satu cara agar proses overlay berhasil, maka pada cara sebelumnya property object text .STRING diconvert menjadi tabel database access kemudian nama field diganti yang sembelumnya STRING menjadi NIB.

    Cara lain agar proses overlay tidak menghasilkan field sama adalah dengan membuat object data table dengan setting nama field yang berbeda. Nama field dan nama tabel yang akan dibuat adalah:

    Nama Object Data Tabel Nama Field Field Type Keterangan
    OD_NIB NIB Character berisi nilai text NIB dari layer 080201
    OD_NAMA NAMA Character berisi nilai text nama dari layer tn_lai
    OD_BERKAS BERKAS Character berisi nilai text berkas dari layer tn_lai_berkas

    C.1. Membuat Object Data Tabel

    Jika menggunakan kotak dialog, cara membuat data object data dengan click icon [Define Object Data] di group [Attribute Data] dari menu [Map Setup]

    image

    atau dengan mengetik di kotak command: ADEDEFDATA

     

    Catatan: “Pada tahapan selanjutnya setting perintah melalui kotak dialog dimatikan sementara sehingga pilihan dan isian dilakukan melalui prompt command:. sehingga urutan perintah dapat dicatat / disalin untuk kemudian dibuatkan program Autolispnya”

    1. Mematikan kotak dialog.

    Command: CMDDIA

    Enter new value for CMDDIA <1>: 0

    2. Buat object data tabel OD_NIB, OD_NAMA dan OD_BERKAS

    Command: _adedefdata
    Table: [?/Delete/Modify/New/Rename/eXit]<eXit>: N
    Table name: OD_NIB
    Field 1:
    Field name: NIB
    Field description: <ENTER>
    Field type: [Integer/Character/Point/Real]: <Integer>: C
    Field default value: <ENTER>
    Continue with next field? [Yes/No] <Y>:N
    Table: [?/Delete/Modify/New/Rename/eXit]<eXit>: X

    Pada tahap di atas object data dengan nama OD_NIB sudah dibuat, untuk membuat object data tabel OD_NAMA dan OD_BERKAS maka perlu diulang langkah di atas dengan memasukkan isian di prompt Table Name dengan nama object table yang diinginkan.

    Setting cmddia dan perulangan atau looping untuk membuat object data di atas jika menggunakan program autolisp adalah:

    (defun c:atop ()
    ;;1. MEMBUAT OBJECT DATA
    (setq cmddia_old (getvar “cmddia”));simpan setting cmddia sebelumnya(setvar “cmddia” 0);set kotak dialog off
    ;setting list object data di bawah bisa dirubah sesuai data yang ada

    (setq list_od (list “OD_NIB” “OD_BERKAS” “OD_NAMA”));list object data yang akan dibuat
    (setq list_fld (list “NIB” “BERKAS” “NAMA”));list nama field atau header

    (setq list_type (list “C” “C” “C”)); list object type dari list object di atas

    (setq i -1);setting index untuk ambil
    (foreach od list_od
    (setq i (1+ i))
    (command  “adedefdata” “N” od (nth i list_fld) “” (nth i list_type) “” “N” “X”);membuat data table
    );end foreach

    (setvar “cmddia” cmddia_old)
    );end defun

    Catatan: Pada tahap selanjut autolisp akan terus diupdate sehinga akan tersusun program autolisp yang merangkup semua tahapan di tutorial ini.

    C.2. Mengisi Object data OD_NIB, OD_NAMA dan OD_BERKAS dari Text NIB, NAMA dan BERKAS.

    Object data yang telah dibuat kemudian diisi dengan text string dari object NIB, NAMA dan BERKAS yang masing-masing ada di layer yang telah didefiniskan sebelumnya yaitu:

    Autocad Object Nama Layer Target Object Data
    Text 080201 OD_NIB
    Text tn_lai OD_NAMA
    Text tn_lai_berkas OD_BERKAS

    Tahapan perintah sebelum dibuatkan autolisp:

    Command: ADEGENLINK
    Linkage type: [Blocks/textObjects/encloseDBlocks/enclosedText]<enclosedText>: o
    Create [Objectdata/ASElinks]<ASElinks>: o
    Object data table (? for list): od_nib
    Use Insertion Point as Label Point: [Yes/No] <N>:y
    Text objects to generate from: [Select/All]<All>: s
    Select objects: (ssget “x” ‘((0 . “TEXT”) (8 . “080201”)))
    <Selection set: 2f>
    22 found
    Select objects:
    22 object(s) to process.
    Processing 22…done. 22 links created.

    Pada proses select objects di atas, fungsi (ssget “x” ‘((0 . “TEXT”) (8 . “080201”))) adalah untuk memilih semua object autocad dengan kriteria hanya memilih object text (0 . “TEXT”) yang ada di layer 080201 (8 . “080201”). Dengan memahami fungsi filter tersebut, maka untuk membuat link  OD_NAMA dan OD_BERKAS adalah dengan mengulang langkah diatas dengan merubah prompt “object data tablle:” dan “Select objects: sesuai dengan nama layer letak object text tersebut.

    Program autolisp setelah dilengkapi dengan perintah link data menjadi:

    (defun c:atop ()
    (setq cmddia_old (getvar “cmddia”));simpan setting cmddia sebelumnya(setvar “cmddia” 0);set kotak dialog off
    ;setting list object data di bawah bisa dirubah sesuai data yang ada

    (setq list_od (list “OD_NIB” “OD_BERKAS” “OD_NAMA”));list object data yang akan dibuat
    (setq list_fld (list “NIB” “BERKAS” “NAMA”));list nama field atau header
    (setq list_type (list “C” “C” “C”)); list object type dari list object di atas
    (setq list_layer (list “080201” “tn_lai_berkas” “tn_lai”))

    (setq i -1);setting index untuk ambil
    (foreach od list_od
    (setq i (1+ i))
    ;;1. Membuat object data tabel
    (command  “ADEDEFDATA” “N” od (nth i list_fld) “” (nth i list_type) “” “N” “X”)

    ;;2. linked object data table ke string atau text.
    (setq filter (list (cons 0 “TEXT”) (cons 8 (nth i list_layer))));set filter
    (command “ADEGENLINK” “O” “O” od “Y” “S” (ssget “X” filter) “”)

    );end foreach

    (setvar “cmddia” cmddia_old)
    );end defun

    untuk mengecek apakah object data table sudah link ke text object atau string, click icon [Edit Object Data] di group [Map Edit] pada menu [Tool]

    image

    atau dengan mengetik di command: ADEEDITDATA

    Pilih object text NIB, maka akan ditampilkan isi object data OD_NIB:

    image

    Pada contoh di atas object text dengan value / isi nib 01992 telah terisi di object data table OD_NIB.

    D. Proses Topology Overlay.

    Proses ini sebenarnya adalah spasial join menggunakan metode overlay type intersect antara topology titik/node (source topology) dengan topology polygon (overlay topology) . Hasil dari overlay ini adalah berupa topology titik/node topology dan object data tabel baru. Pada obejct data table baru tersebut bisa diberi attribute (field baru) yang berisi obejct data hasil link dari tahapan sebelumnya.

    Proses overlay dilakukan dua kali dengan setting sesuai dengan tabel di bawah:

    Proses Overlay Source Topology Overlay Topology Hasil Topologi Attribute Source Topology Attribute Overlay Topology Object Data Table Baru
    Pertama Berkas Batas_Persil TP_Berkas :BERKAS@OD_BERKAS :NIB@OD_NIB OD_BERKAS_PRSL
    Kedua Nama Batas_Persil TP_Nama :NAMA@OD_NAMA :NIB@OD_NIB OD_NAMA_PRSL

    Cara overlay dan setting attribute di source dan overlay topology silakan mengacu ke [CAD-MAP-017]: Membuat tabel Microsoft Access dari Hasil Topology Analysis di AutoCAD Map .  Sedangkan tahapan overlay ini akan dilakukan dengan urutan pada printah command:

    Sebelum melakukan tahapan dibawah topology Berkas, Nama dan Batas_Persil harus di-Load Topology dulu.

    1. Mematikan kotak dialog.

    Command: CMDDIA

    Enter new value for CMDDIA <1>: 0

    2.  Proses Overlay Pertama

    Command: MAPOVERLAY
    Enter source topology name (? for list) <nama>: BERKAS
    Enter type of source data (Object-data/Sql-data): o
    Enter table name (? for list) <>: OD_BERKAS
    Select all available fields? (Yes/No) <Y>: y
    Enter type of source data (Object-data/Sql-data): <Enter>
    Enter overlay topology name (? for list) <Batas_Persil>: Batas_Persil
    Enter type of overlay data (Object-data/Sql-data): o
    Enter table name (? for list) <>: OD_NIB
    Select all available fields? (Yes/No) <Y>:y
    Enter type of overlay data (Object-data/Sql-data):<Enter>
    Enter overlay operation (Intersect/Union/iDentity/Erase/Clip/Paste) <I>:I
    Enter result topology name:TP_BERKAS
    Enter result topology description:
    Enter target layer (? for list) <080201>: 0
    Enter result data table (? for list) <>: OD_BERKAS_PRSL
    No such data table. Create table? (Yes/No) <Y>: y
    Enter table description:

    3. Proses Overlay Kedua

    Ulangi tahapan seperti di nomer 2 dengan mengganti source topology, source topology table name dan result data table. sehingga akhirnya diapatkan dua (2) object data table yaitu OD_BERKAS_PRSL dan OD_NAMA_PRSL

    Program autolisp setelah memasukkan perintah overlay:

    (defun c:atop ()
    (setq cmddia_old (getvar “cmddia”));simpan setting cmddia sebelumnya(setvar “cmddia” 0);set kotak dialog off
    ;setting list object data di bawah bisa dirubah sesuai data yang ada

    (setq list_od (list “OD_NIB” “OD_BERKAS” “OD_NAMA”));list object data yang akan dibuat
    (setq list_fld (list “NIB” “BERKAS” “NAMA”));list nama field atau header
    (setq list_type (list “C” “C” “C”)); list object type dari list object di atas
    (setq list_layer (list “080201” “tn_lai_berkas” “tn_lai”))

    (setq i -1);setting index untuk ambil
    (foreach od list_od
    (setq i (1+ i))
    ;;1. Membuat object data tabel
    (command  “ADEDEFDATA” “N” od (nth i list_fld) “” (nth i list_type) “” “N” “X”)

    ;;2. linked object data table ke string atau text.
    (setq filter (list (cons 0 “TEXT”) (cons 8 (nth i list_layer))));set filter
    (command “ADEGENLINK” “O” “O” od “Y” “S” (ssget “X” filter) “”)

    );end foreach

    ;;3. Proses Overlay

    (setq tp_node1 “BERKAS” tp_node2 “NAMA” tp_poly “Batas_Persil”)
    (setq od_res1 “OD_BERKAS_PRSL” od_res2 “OD_NAMA_PRSL”)
    (setq tp_res1 “TP_BERKAS” tp_res2 “TP_NAMA”)
    (setq od_node1 (nth 1 list_od))
    (setq od_node2 (nth 2 list_od))
    (setq od_poly (nth 0 list_od))

    ;;overlay pertama
    (command “MAPOVERLAY” tp_node1 “o” od_node1 “y” “”)
    (command tp_poly “o” od_poly “y” “”)
    (command “i” tp_res1 “” “0” od_res1 “y” “”)

    ;;overlay kedua
    (command “MAPOVERLAY” tp_node2 “o” od_node2 “y” “”)
    (command tp_poly “o” od_poly “y” “”)
    (command “i” tp_res2 “” “0” od_res2 “y” “”)

    (setvar “cmddia” cmddia_old)
    );end defun

    Copy list atau kode autolisp di atas ke text file dengan ekstensi .lsp misal analisa_overlay.lsp

    cara penggunaan autolisp tersebut akan dijelaskan pada posting berikutnya.

    E. Menyimpan Object Data ke Microsoft Access.

    Agar hasil overlay tersebut bisa ditampilkan dalam bentuk table, maka object data table tersebut diexport dalam bentuk Text File (txt file) , Microsoft Excel ataupun Microsoft Acces. Cara export ke Text File dilakukan dengan topology query seperti dalam contoh [CAD-MAP-001]: Menghitung Luas Bidang Tanah dengan Autocadmap sedangkan jika ingin ditampilkan dalam bentuk Microsoft Excel dapat mengikuti cara connect data ke excel di [CAD-MAP-003]: Menghubungkan Excel Database ke Topology di Autocad Map Beserta dengan Query dan Analisanya.

    Topology dan object data yang akan ditampilkan dalam microsoft access adalah:

    Nama Table Sumber
    TPMCNTR_Batas_Persil hasil topology polygon
    OD_BERKAS_PRSL hasil overlay nomor berkas dan persil
    OD_NAMA_PRSL hasil overlay nama dan persil

    Langkah-langkah untuk export data ke access di bawah ini berasumsi bahwa database microsoft access (file *.accdb) telah dibuat:

    1. Buat ODBC connection ke database microsoft access seperti di [CAD-MAP-017]: Membuat tabel Microsoft Access dari Hasiil Topology Analysis di AutoCAD Map misal pada contoh di bawah odbc connectionnya bernama odbc_accdb_peta_bidang

    2. Hubungkan autocadmap / connect dengan ODBC di atas.

    image

    3. Ketik di Command:MAPOD2ASE

    image

    Lakukan setting:

    Source Object Data Table : TPMCNTR_Batas_Persil
    Target Link Template : Covert object to database
    Object Selection : Select Automatically

    4. Click tombol [Define]

    Pilih Data Source: odbc_accdb_peta_bidang, kemudian click [Connect]

    image

    Click [OK] untuk menutup kotak dialog [Define Link Template]

    5. Click [Proceed]

    6. Ulangi langkah di atas untuk object data OD_BERKAS_PRSL dan OD_NAMA_PRSL

    7. Hasil tahapan di atas adalah 3 (tiga) link templates. Double click salah satu link template tersebut untuk menampilkan tablenya

    image

    Tahap berikutnya adalah melakukan pengabungan data atau join table di microsoft access.

    F. Join table di Microsoft Access.

    Langkah untuk melakukan join table di Microsoft Access :

    1. Terlebih dahulu disconnect / putus hungan antara autocadmap dengan odbc: odbc_accdb_peta_bidang.

    image

    2. Buka file database microsoft access yang terkoneksi ke odbc_accdb_peta_bidang.

    Pada microsoft access sudah ditampilkan 3 (tiga) buah table hasil dari proses konversi obejct data table dari autocadmap.

    image

    2.1. Pada menu [Create], pilih icon [Query Design]

    2.2. Pilih table OD_BERKAS_PRSL, OD_NAMA_PRSL dan TPMCNTR_Batas_Persil kemudian click [Add]

    2.3. Pada area query design, Pilih field [ID] di table [TPMCNTR_Batas_Persil] kemudian hubungkan ke field [Batas_Persil_ID] di table [OD_BERKAS_PRSL]

    2.4. Pilih lagi field [ID] kemudian hubungkan ke field [Batas_Persil_ID] di table [OD_NAMA_PRSL]

    Hubungan antar table akan terlihat seperti gambar di bawah:

    image

    2.5. Jika ingin menampilkan kolom dengan urutan NIB, BERKAS, NAMA dan LUAS

    Double click field [Batas_Persil_NIB] di table OD_BERKAS_PRSL –> menampilkan NIB

    Double click field [BERKAS_BERKAS] di table OD_BERKAS_PRSL –> menampilkan BERKAS

    Double click field [NAMA_NAMA] di table OD_NAMA_PRSL –> menampilkan NAMA

    Double click field [AREA] di table [TPMCNTR_Batas_Persil]

    2.6 Click icon Run untuk menjalankan query.

    image

    Hasil run query

    image

    Simpan query misal dengan nama : InformasiPersil kemudian tutup program microsoft.

    Jika diinginkan hasil di microsoft excel, pilih nama query [InformasiPersil], kemudian pada menu [External Data], pilih icon [Export to Excel]

    image

    G. Menghubungkan Hasil Query Access dengan Object di AutoCAD.

    Maksud dari tahapan ini adalah untuk mengecek hasil query di access apakah sesuai dengan letak lokasinya di autocad map.

    1. Tutup file access dari tahapan sebelumnya.

    2. Pada folder Data Sources, click kanan odbc_accdb_peta_bidang, kemudian click [Connect]

    Nama query yang dibuat di microsoft access sudah ditampilkan.

    image

    Double click query [InformasiPersil], maka ditampilkan tabel hasil query di autocad map:

    image

    3. Buat Link Template dengan Key Column [NIB]

    Saat Data View – InformasiPersil ditampilkan seperti di atas, pada menu [Links] pilih [Define Link Template]

    cek Key Batas_Persil_NIB sebagai Key, kemudian click [OK]

    image

    Simpan / save autocadmap sehingga link template yang baru saja dibuat ditampilkan dalam folder  [Link Templates]

    4. Generate Link ke Object NIB atau text NIB.

    Lakukan quick select dengan mengetik di command :qselect

    Object Type: Text
    Properties: Layer
    Operator: = Equals
    Value: 080201
    kemudian click [OK]

    click kanan Link Template : [InformasiPersil] kemudian lakukan [Generate Links]

    image

    5. Double Click link template [InformasiPersil] kemudian lakukan setting Autoselect, Autohighlight dan setting Zoom Level sehingga saat record di data view dipilih, secara otomatis object yang terlinked dengan database otomatis terpilih dan ter-zoom.

    Pada gambar di bawah terlihat bahwa record yang terpilih di Data View sudah sama dengan NIB, Nama dan Berkas yang ada di autocadmap:

    image

    Tutorial berikutnya akan dijelaskan bagaimana cara menggunakan autolisp dalam file analisa_overlay.lsp sehingga proses seperti dijelaskan dalam tutorial ini lebih cepat.

    Sekian terimakasih.

    Mohon maaf jika tutorialnya kepanjangan.